Arsip Tag: Adab

Makanan Alternatif Setan

Dari Ka’ab bin Malik radhiallahu anhu dia berkata:
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْكُلُ بِثَلَاثِ أَصَابِعَ وَيَلْعَقُ يَدَهُ قَبْلَ أَنْ يَمْسَحَهَا

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam makan dengan tiga jari, dan beliau menjilatinya sebelum mencuci tangannya.” (HR. Muslim no. 2032)

Yakni: Memakan apa yang tersisa di jarinya. Baca lebih lanjut

Iklan

Dimanakah Berkahnya Makanan?

Dari Ibnu Abbas radhiallahu anuma bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
الْبَرَكَةُ تَنْزِلُ وَسَطَ الطَّعَامِ فَكُلُوا مِنْ حَافَتَيْهِ وَلَا تَأْكُلُوا مِنْ وَسَطِهِ

“Berkah itu turun di tengah-tengah makanan, maka mulailah makan dari pinggirnya dan janganlah mulai makan dari tengahnya.” (HR. Abu Daud no. 3772 dan At-Tirmizi no. 1805)

Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu dia berkata:
مَا عَابَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ طَعَامًا قَطُّ إِنْ اشْتَهَاهُ أَكَلَهُ وَإِلَّا تَرَكَهُ

“Tidaklah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pernah mencela suatu makanan sekalipun. Jika beliau menyukainya maka beliau memakannya, dan bila beliau tidak menyukainya maka beliau meninggalkannya (tidak memakannya).” (HR. Al-Bukhari no. 5409 dan Muslim no. 2064) Baca lebih lanjut

Haramnya Makan Dengan Tangan Kiri

Dari Abdullah bin ‘Umar radhiallahu anhuma bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
إِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ فَلْيَأْكُلْ بِيَمِينِهِ وَإِذَا شَرِبَ فَلْيَشْرَبْ بِيَمِينِهِ فَإِنَّ الشَّيْطَانَ يَأْكُلُ بِشِمَالِهِ وَيَشْرَبُ بِشِمَالِهِ


“Jika seseorang di antara kalian makan, maka hendaknya dia makan dengan tangan kanannya. Jika dia minum maka hendaknya juga minum dengan tangan kanannya. Karena setan makan dengan tangan kirinya dan minum dengan tangan kirinya pula.” (HR. Muslim no. 3764) Baca lebih lanjut

Wajibnya Baca Bismillah Sebelum Makan

Dari Hudzaifah bin Al-Yaman radhiallahu anhuma dia berkata:
كُنَّا إِذَا حَضَرْنَا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ طَعَامًا لَمْ نَضَعْ أَيْدِيَنَا حَتَّى يَبْدَأَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَيَضَعَ يَدَهُ وَإِنَّا حَضَرْنَا مَعَهُ مَرَّةً طَعَامًا فَجَاءَتْ جَارِيَةٌ كَأَنَّهَا تُدْفَعُ فَذَهَبَتْ لِتَضَعَ يَدَهَا فِي الطَّعَامِ فَأَخَذَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِيَدِهَا ثُمَّ جَاءَ أَعْرَابِيٌّ كَأَنَّمَا يُدْفَعُ فَأَخَذَ بِيَدِهِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ الشَّيْطَانَ يَسْتَحِلُّ الطَّعَامَ أَنْ لَا يُذْكَرَ اسْمُ اللَّهِ عَلَيْهِ وَإِنَّهُ جَاءَ بِهَذِهِ الْجَارِيَةِ لِيَسْتَحِلَّ بِهَا فَأَخَذْتُ بِيَدِهَا فَجَاءَ بِهَذَا الْأَعْرَابِيِّ لِيَسْتَحِلَّ بِهِ فَأَخَذْتُ بِيَدِهِ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ إِنَّ يَدَهُ فِي يَدِي مَعَ يَدِهَا

“Bila kami menghadiri jamuan makan bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, kami tidak akan meletakkan tangan kami (di makanan) hingga Rasulullah shallallahu alaihi wasallam mulai meletakkan tangan beliau. Suatu ketika kami menghadiri jamuan makan bersama beliau, maka tiba-tiba datang seorang anak wanita -seakan-akan ada yang mendorongnya- yang ingin meletakkan tangannya pada makanan itu, maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menahan tangannya. Kemudian datang lagi seorang badui -seakan-akan ada yang mendorongnya- yang ingin meletakkan tangannya di atas makanan itu, maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam kembali menahan tangannya. Setelah itu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Sesungguhnya setan menghalalkan makanan untuknya dengan cara dia mengusahakan agar makanan tersebut tidak disebut nama Allah padanya. Dia (setan) datang bersama dengan anak perempuan ini untuk menghalalkan makanan tersebut, maka aku menahan tangannya. Da juga datang bersama orang badui ini untuk menghalalkannya maka aku menahan tangannya. Demi Yang jiwaku berada di tangan-Nya, sesungguhnya tangan setan itu berada di tanganku bersama dengan tangan anak wanita itu.” (HR. Muslim no. 2107) Baca lebih lanjut

Adab-Adab Makan

Berikut di antara adab-adab yang kami sebutkan:

  1. Larangan Makan dan Minum pada bejana yang terbuat dari emas dan perak.
  2. Larangan makan sambil bertelekan atau menelungkupkan wajahnya.
  3. Mendahulukan makan dari pada shalat ketika makanan telah dihidangkan.
  4. Mencuci kedua tangan sebelum dan sesudah makan.
  5. Makan dengan makanan yang terdekat.
  6. Disenangi makan dari pinggiran piring bukan bagian atasnya.
  7. Disenangi mengambil butiran yang terjatuh, membasuh yang menempel padanya lalu memakannya.
  8. Larangan mengambil dua kurma bersamaan.
  9. Disenangi memakan suatu makanan setelah tidak panas lagi.
  10. Larangan mencela makanan dan menghinanya.
  11. Hukum minum dan makan sambil berdiri.
  12. Tidak disenangi bernafas dalam bejana dan meniup padanya.
  13. Makruh minum dimulut bejana/cerek air.
  14. Disenangi berbicara ketika menghadapi makanan.

sumber:  http://al-atsariyyah.com/adab-adab-makan.html

 

Download Kajian Rutin Pekan III (Bantul, 17 Oktober 2010)

Adab terhadab Alloh, Rosululloh dan Sesama  Kaum Muslimin 01 (Ustadz Usamah Faishol Mahri)

http://statics.ilmoe.com/kajian/users/atstsurayya/Adab-dan-Akhlaq/Adab-Terhadap-Allah%2C-Rasulullah-%26-Sesama-Kaum-Muslimin_01—Ust-Usamah-Faishol-Mahri.mp3

Adab terhadab Alloh, Rosululloh dan Sesama  Kaum Muslimin 02 (Ustadz Usamah Faishol Mahri)

http://statics.ilmoe.com/kajian/users/atstsurayya/Adab-dan-Akhlaq/Adab-Terhadap-Allah%2C-Rasulullah-%26-Sesama-Kaum-Muslimin_02—Ust-Usamah-Faishol-Mahri.mp3

note: Untuk mendownload gunakanlah download manager

sumber: ilmoe.com

Adab-Adab di Hari Jumat

Dari Abu Said Al-Khudri radhiallahu anhuma dari Nabi shallallahu alaihi wasallam bahwa beliau bersabda:
مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنْ النُّورِ مَا بَيْنَ الجُمْعَتَيْنِ
“Barangsiapa yang membaca surat Al-Kahfi pada malam jumat maka dia akan diterangi oleh cahaya antara jumat itu hingga jumat depannya.” (HR. Al-Hakim dan Al-Baihaqi dalam Syuabul Iman, serta dinyatakan shahih oleh Al-Albani dalam Shahih Al-Jami’ no. 6470) Baca lebih lanjut