Arsip Kategori: kunci sukses

[DOWNLOAD] DAuroh Jatiasih Ushulus-sunnah Ustadz Dzulqarnain Hafidzahullaah -COMPRESSED-

Bismillaah

Download dauroh jatiasih khusus pembahasan Kitab Ushulus sunnah bersama Al Ustadz Dzulqarnain bin Sunusi Hafidzahullaah. File download telah dikopres menjadi file yang lebih kecil, tetapi suara masih bagus.

Silakan didownload. Semoga bermanfaat ^^

Ushulus-sunnah-1 http://bit.ly/VJaMJY
Ushulus-sunnah-2 http://bit.ly/W5sFAc
Ushulus-sunnah-3 http://bit.ly/UP1fgN
Ushulus-sunnah-4 http://bit.ly/XCn9pH
Ushulus-sunnah-5 http://bit.ly/Wb5qV1
Ushulus-sunnah-6 http://bit.ly/UP1wAa
Ushulus-sunnah-7 http://bit.ly/XCnoRD
Ushulus-sunnah-8 http://bit.ly/13BqYPh
Ushulus-sunnah-9 http://bit.ly/W6e86o
Ushulus-sunnah-10 http://bit.ly/Uquech
Ushulus-sunnah-11 http://bit.ly/Wb6OHn
Ushulus-sunnah-12 http://bit.ly/SHgdtF

Untuk sesi tanya jawab menyusul

Iklan

Jalan Kebahagiaan

Bismillaah

subuh

Jalan Kebahagiaan

Tidak ada jalan menuju kebahagiaan kecuali dengan taat kepada Alloh. Barangsiapa yang memperbanyak amalan shalih dan menjauhi perbuatan dosa dan kesalahan, ia akan hidup bahagia dan semakin dekat dengan Rabbnya. Alloh ta’ala berfirman:

مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُمْ بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ (٩٧)

97. Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam Keadaan beriman, Maka Sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan Sesungguhnya akan Kami beri Balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan. [1] Baca lebih lanjut

Dimanakah Aku bisa Mendapatkan Kebahagiaan??

Bismillaah

Dimanakah Aku bisa Mendapatkan Kebahagiaan??

sumber: blogspot.com

Sebagian orang menyangka bahwa kebahagiaan terletak pada harta dan kekayaan. Di antara mereka ada yang membayangkan bahwa kebahagiaan ada pada pangkat dan kedudukan, Di anatara mereka ada yang mencarinya dengan mewujudkan angan-angannya yang haram. Setiap orang berupaya secepat mungkin meraihnya, bersungguh-sungguh dan menyisingkan lengannya. Namun, ada pula yang tidak. dan orang yang celaka lagi sengsara, membayangkan kebahagiaan itu tidak sesuai dengan hakikatnya, sehingga ia lebih memilih kepentingan dunianya daripada agamanya. Mengutamakan hawa nafsunya dibandingkan akhiratnya. dengan demikian, ia menuai rasa bimbang, cemas, sempit-dunia, dan menanggung kesedihan. Baca lebih lanjut