Hadirkan Qalbu dalam Shalat

Bismillaah

Hadirkan Qalbu dalam Shalat

Shalat memiliki rukun, wajib dan sunnahnya. Rukun seperti membaca al-Fathihah, wajib misalnya tasyahud awal, dan sunnah contohnya dzikir dalam ruku’ atau sujud.

Ruh shalat adalah niat, ikhlash, khusyu’, dan hadirnya qalbu. Shalat mengandung bacaan dzikir, do’a dan gerakan-gerakannya. Jika shalat tidak disertai dengan hadirnya qalbu, maka maksud dari dibacanya doa dan dzikir pun tidak akan terpenuhi. karena, ucapan yang tidak mengungkapkan apa yang ada dalam qalbu, ibarat igauan tanpa makna. Baca lebih lanjut

[DOWNLOAD] DAuroh Jatiasih Ushulus-sunnah Ustadz Dzulqarnain Hafidzahullaah -COMPRESSED-

Bismillaah

Download dauroh jatiasih khusus pembahasan Kitab Ushulus sunnah bersama Al Ustadz Dzulqarnain bin Sunusi Hafidzahullaah. File download telah dikopres menjadi file yang lebih kecil, tetapi suara masih bagus.

Silakan didownload. Semoga bermanfaat ^^

Ushulus-sunnah-1 http://bit.ly/VJaMJY
Ushulus-sunnah-2 http://bit.ly/W5sFAc
Ushulus-sunnah-3 http://bit.ly/UP1fgN
Ushulus-sunnah-4 http://bit.ly/XCn9pH
Ushulus-sunnah-5 http://bit.ly/Wb5qV1
Ushulus-sunnah-6 http://bit.ly/UP1wAa
Ushulus-sunnah-7 http://bit.ly/XCnoRD
Ushulus-sunnah-8 http://bit.ly/13BqYPh
Ushulus-sunnah-9 http://bit.ly/W6e86o
Ushulus-sunnah-10 http://bit.ly/Uquech
Ushulus-sunnah-11 http://bit.ly/Wb6OHn
Ushulus-sunnah-12 http://bit.ly/SHgdtF

Untuk sesi tanya jawab menyusul

Mereka yang Diharamkan Mendapatkan Kebahagiaan : Langkah Menuju Kebahagiaan

Bismillaah

Mereka yang Diharamkan Mendapatkan Kebahagiaan

Oleh: Asy-Syaikh DR. Abdul Muhsin Al Qosim

 

Kesengsaraan memperturutkan hawa nafsu terwujud melalui perbuatan maksiat dan dosa. Beberapa kesenangan dunia yang diharamkan tersebut bersenyawa dengan bahaya. Inilah penyebab kesengsaraan di dunia dan di akhirat. Alloh ta’ala berfirman:

وَمَنْ أَعْرَضَ عَنْ ذِكْرِي فَإِنَّ لَهُ مَعِيشَةً ضَنْكًا وَنَحْشُرُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَعْمَى

  Baca lebih lanjut

Hukum Seputar Memelihara Anjing (Dalil-Dalil yang Melarang dan Membolehkan Pemeliharaan Anjing)

Hukum Seputar Memelihara Anjing

Dari Abdullah bin Umar radhiallahu anhuma dia berkata: Aku mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

مَنْ اقْتَنَى كَلْبًا إِلَّا كَلْبًا ضَارِيًا لِصَيْدٍ أَوْ كَلْبَ مَاشِيَةٍ فَإِنَّهُ يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِهِ كُلَّ يَوْمٍ قِيرَاطَانِ

“Barangsiapa memelihara anjing selain anjing untuk berburu atau anjing untuk menjaga binatang ternak, maka pahalanya akan berkurang dua qirath setiap harinya.” (HR. Al-Bukhari no. 5059 dan Muslim no. 2940)

Baca lebih lanjut

HUKUM “DAGING ANJING” MENURUT ISLAM : Dalil-dalil yang menunjukkan bahwa daging anjing hukumnya tidak halal (haram)

Keharaman Daging Anjing dan Dalil-Dalilnya

Majalah AsySyariah Edisi 080

(ditulis oleh: Al-Ustadz Abu Mu’awiyah Askari)

 

Mayoritas ulama mengharamkan memakan daging anjing, namun diriwayatkan dari al-Imam Malik Rahimahullah sebuah pendapat yang sangat lemah yang mengatakan makruh. Adapun dalil- dalil yang menunjukkan diharamkannya mengonsumsi daging anjing, di antaranya:

1. Hadits yang telah disebutkan sebelumnya tentang diharamkannya memakan hewan bertaring dan buas. Anjing termasuk memiliki dua sifat tersebut. Baca lebih lanjut